pickleballvnz.com

Amerika Serikat tujuan ekspor terbesar Lampung Januari-Juli 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyatakan bahwa Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar Lampung selama Januari-Juli 2026 dengan nilai ekspor sebesar ANTARA News lampung 10 ...

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyatakan bahwa Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar Lampung selama Januari-Juli 2026 dengan nilai ekspor sebesar 561,74 juta dolar AS.

"Nilai ekspor keseluruhan Provinsi Lampung di Januari-Juli 2026 mencapai 3.591,80 juta dolar AS, turun 0,15 persen dibanding Januari-Juli 2025 yang mencapai 3.597,29 juta dolar AS," ujar Pranata Komputer Ahli Madya BPS Provinsi Lampung Hermawan Prasetyo berdasarkan keterangannya secara daring di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan sedangkan nilai ekspor Lampung di Juli sebesar 589,54 juta dolar AS, meningkat 5,93 persen dibanding Juli 2025 yang mencapai 549,93 juta dolar AS.

"Ada tiga negara tujuan ekspor terbesar selama Januari-Juli 2026 yakni Amerika Serikat sebesar 561,74 juta dolar AS, dengan ekspor lemak serta minyak hewan atau nabati sebesar 364,36 juta dolar AS," katanya.

Kemudian China dengan sebesar 437,73 juta dolar AS dan Belanda sebesar 302,15 juta dolar AS.

"Dari sepuluh barang utama non migas Januari-Juli 2026, golongan bahan kimia organik mengalami peningkatan tertinggi sebesar 133,80 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara penurunan terdalam terjadi pada golongan kopi, teh, rempah-rempah sebesar 37,66 persen," ucap dia.

Dia menjelaskan selama Januari-Juli 2026, nilai ekspor sektor industri pengolahan naik sebesar 8,69 persen, dan sektor pertambangan dan lainnya naik 27,86 persen. Sedangkan sektor pertanian turun sebesar 37,50 persen dibandingkan Januari-Juli 2025.

"Dari sisi impor nilai impor Provinsi Lampung Januari-Juli 2026 mencapai 973,40 juta dolar AS, mengalami penurunan sebesar 24,22 persen dibandingkan Januari-Juli 2025 yang mencapai 1.284,42 juta dolar AS.

Sedangkan nilai impor di Juli 2026 mencapai 145,25 juta dolar AS, mengalami peningkatan sebesar 10,33 persen dibandingkan Juli 2025 yang mencapai 131,66 juta dolar AS," tambahnya.

Dari sepuluh barang utama non migas selama Januari-Juli 2026, golongan ikan, krustasea, dan moluska mengalami peningkatan tertinggi sebesar 217,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara penurunan terdalam pada golongan gula dan kembang gula sebesar 15,09 persen.

"Tiga negara pemasok barang impor terbesar selama Januari-Juli 2026 yaitu Amerika Serikat 174,65 juta dolar AS, Jerman 158,40 juta dolar AS dan Australia 114,60 juta dolar AS," ujar dia.

Menurut dia, untuk neraca perdagangan Provinsi Lampung selama Januari-Juli 2026 mengalami surplus 2.618,40 juta dolar AS yang dipicu oleh surplus pada sektor non migas sebesar 2.661,11 juta dolar AS, sementara itu sektor migas mengalami defisit 42,71 juta dolar AS.

"Neraca perdagangan Provinsi Lampung selama Juli 2026 mengalami surplus 437,29 juta dolar AS. Surplus berasal dari transaksi perdagangan sektor non migas senilai 440,06 juta dolar AS, sementara sektor migas defisit 2,77 juta dolar AS," kata dia.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.