pickleballvnz.com

Alumni IPB bagikan kiat bisnis dan karier di era digital - ANTARA News Megapolitan

Bogor (ANTARA) - Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) membagikan pengalaman dan kiat mengembangkan bisnis serta membangun karier di tengah perubahan dunia kerja pada Agritenth Talk Series #04 2026 di Kota Bogo...

Bogor (ANTARA) - Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) membagikan pengalaman dan kiat mengembangkan bisnis serta membangun karier di tengah perubahan dunia kerja pada Agritenth Talk Series #04 2026 di Kota Bogor, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut mengulik strategi pengembangan usaha, pemanfaatan teknologi digital, hingga kesiapan generasi muda menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah.

Ir. Ma’ruf Nur, alumni Tin26 IPB sekaligus pemilik CV Karya Logam Furniture-Jepara, bersama keponakannya, Alfenino, berbagi pengalaman memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnis mebel hingga mampu menjangkau pasar di berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, alumni Tin26 IPB Nina Kurnia Dewi membedah bukunya berjudul Kerja Jaman Now yang memuat pengalaman dan pandangannya mengenai dunia kerja.

Nina yang memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun berkarier di berbagai BUMN hingga purna tugas sebagai Direktur LKBN ANTARA tersebut membagikan sejumlah kiat kepada generasi muda dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Ia mengatakan generasi Z perlu jeli melihat peluang, mempersiapkan kompetensi sesuai kebutuhan, serta mampu beradaptasi terhadap keberhasilan maupun kegagalan.

Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) membagikan pengalaman dan kiat mengembangkan bisnis serta membangun karier di tengah perubahan dunia kerja pada Agritenth Talk Series #04 2026 di Kota Bogor, Sabtu (3/10/2026). (Antara/Mutia).

Menurut Nina, pengalaman dan peran sekecil apa pun yang memberikan manfaat bagi orang lain dapat menjadi bagian penting dari rekam jejak seseorang.

Dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI), Nina mengingatkan generasi muda agar menjadikan teknologi tersebut sebagai sarana belajar dan pendukung pengembangan diri, namun tetap mengandalkan kompetensi hard skill dan soft skill.

“Jangan percaya total dengan AI, tetapi AI harus kamu taklukkan dengan kompetensi yang kamu miliki, baik hard skill maupun soft skill,” ujar Nina.

Ia juga mendorong generasi muda tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi mulai menciptakan peluang dan lapangan kerja dengan mengoptimalkan keterampilan yang dimiliki.

“Memang saat ini sedang tidak terlalu friendly terhadap para pencari kerja. Maka yang perlu dimunculkan adalah bagaimana kita bisa create the job,” katanya.

Menurut dia, perubahan dunia kerja menuntut generasi muda untuk terus belajar, beradaptasi, dan berani memanfaatkan peluang yang muncul dari perkembangan teknologi maupun kebutuhan masyarakat.

Pewarta: Pewarta BPJ
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.