Aliran Listrik Lapak Narkoba di Kampung Ambon Diputus Saat Penggerebekan Berujung Penangkapan 7 Orang
Berita Metro Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB ...
Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB
Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya kembali menggelar Operasi Sarang Narkoba di kawasan Kampung Ambon atau Kampung Permata, Cengkareng, Jakarta Barat.
Baca Juga
Dalam penggerebekan pada Kamis, (15/10/26), polisi mengamankan tujuh orang yang dinyatakan positif narkotika berdasarkan hasil tes urine. Operasi tersebut juga menyasar dugaan pencurian aliran listrik di sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi tempat peredaran narkoba.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam penindakan itu, polisi menggandeng petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memutus sambungan listrik yang diduga digunakan secara ilegal.
Baca Juga
Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Ardyan Yudo Setyantono, mengatakan pemutusan aliran listrik dilakukan setelah petugas PLN melakukan pengecekan dan menemukan dugaan pencurian listrik.
"Betul, bersama dengan PLN juga kita pemutusan aliran listrik. Jadi, yang diduga-duga tempat sarang narkotika tersebut dan memang apa dari hasil pengecekan PLN bahwa dia nyolong listrik. Jadi, kita upayakan upaya paksa dari PLN untuk pemotongan. Itu sih, bersama-sama dengan PLN," ujar Ardyan, dikutip Jumat (16/10/26).
Baca Juga
Saat ditanya mengenai cara pencurian listrik tersebut, Ardyan menjelaskan sambungan diduga dilakukan secara langsung tanpa melalui jalur semestinya.
"Dari langsung dia, ngalangsung gitulah," kata dia.
Ardyan mengatakan, dalam operasi tersebut petugas masih menemukan indikasi aktivitas peredaran narkoba di kawasan Kampung Ambon. Namun, polisi belum mendapatkan barang bukti yang cukup untuk menindak sejumlah orang yang diduga terlibat sebagai pengedar.
"Dalam operasi ini tentunya masih ada orang-orang yang kami dapati masih berjualan, tapi kami masih belum mendapatkan buktinya sehingga dalam artian orang tersebut belum ada barang buktinya. Kami informasinya juga di dalam itu masih ada," ucapnya.
Selain mengamankan tujuh orang yang positif narkotika, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa sabu, tembakau sintetis atau sinte, ganja, hingga senjata tajam.
Ardyan menjelaskan, senjata tajam tersebut diduga berkaitan dengan potensi penyerangan terhadap petugas. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, polisi mengamankan barang tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Dugaan ada untuk melakukan penyerangan akan tetapi kami untuk mencegahnya kami amankan," ujarnya.
Operasi Sarang Narkoba di Kampung Ambon tersebut melibatkan sekitar 210 personel. Petugas gabungan melakukan penindakan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas narkotika.
Cegah Gangguan di Banyak Daerah, DPR Beri Pesan Ini ke Dirut PLN yang Baru
Dirut PLN baru, Suroso Isnandar, lebih memprioritaskan peningkatan keandalan pasokan listrik nasional dan penanganan gangguan kelistrikan di berbagai wilayah.
VIVA.co.id
15 Oktober 2026