Aksi Cepat SKK Migas PetroChina Bantu Amankan Tanjab Timur dari Karhutla Amunisi Baru Tiba di BPBD - ANTARA News Jambi
Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendapatkan tambahan amunisi krusial untuk memperkuat barisan petugas di lapangan. Guna menghadapi ancama...
Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendapatkan tambahan amunisi krusial untuk memperkuat barisan petugas di lapangan.
Guna menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau ini, BPBD Tanjab Timur resmi menerima penyaluran bantuan logistik lapangan dan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dari SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd.
Dukungan nyata ini disambut baik oleh internal BPBD mengingat tantangan pemadaman di wilayah Tanjab Timur didominasi oleh lahan gambut dalam. Karakteristik medan tersebut kerap memicu kepulan asap pekat, bara bawah tanah yang tersembunyi, serta suhu panas ekstrem yang berisiko tinggi terhadap keselamatan personel garda terdepan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur terima bantuan perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) dan spanduk imbauan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari pihak PetroChina International Jabung Ltd.
Kepala Bidang Bina Program BPBD Tanjung Jabung Timur, Hendra Kurniawan di Muara Sabak, Kamis memberikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang ditunjukkan PetroChina dalam mendukung penanganan karhutla di wilayah Tanjab Timur.
"Pimpinan kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik bantuan yang diberikan PetroChina kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, bantuan sangat mendukung operasional tenaga pemadam kebakaran di lapangan," kata Hendra.
Hendra menjalaskan, perlengkapan APD ini nantinya akan langsung didistribusikan dan digunakan oleh petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD saat penanganan karhutla di lapangan.
Hendra menambahkan, bahwa selama ini PetroChina selalu hadir dan mendukung program pencegahan bencana BPBD Tanjung Jabung Timur.
Ia menambahkan, berbagai kolaborasi dan bantuan telah banyak dilakukan oleh PetroChin untuk mendukung program pemerintah daerah.
Kolaborasi itu mencangkup pembentukan desa tangguh bencana, program pemberdayaan masyarakat, hingga pelatihan penanggulangan karhutla bagi warga sekitar wilayah operasional perusahaan.
Bantuan ini dinilai sangat penting, mengingat data pemantauan karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat luas lahan terbakar sudah mencapai 115 hektar dari total 57 titik kejadian kebakaran, dengan pantauan hotspot mencapai 137 titik.
Pihak BPBD berharap sinergi dan hubungan baik yang terjalin bersama PetroChina dapat terus berlanjut demi menjaga kawasan Tanjung Jabung Timur dari ancaman karhutla.
"Bantuan ini akan dipakai untuk tim reaksi cepat di lapangan dalam melakukan pemadaman," ungkapnya.
CSR & Comdev Supervisor PetroChina International Jabung Ltd, M Yuda Ramdani saat menyerahkan bantuan di Kantor BPBD Tanjabtim, menjelaskan, langkah strategis itu dilakukan guna mendukung kesiapsiagaan personel pemadam di lapangan serta memperluas sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat luas.
Khususnya dalam menghadapi Karhutla ditengah kemarau panjang yang diprediksi akan berlangsung lama.
Dirinya merincikan ada total 180 unit perlengkapan yang diterima untuk menunjang operasional tim. Bantuan tersebut terdiri dari 60 unit baju safety wearpack, 30 unit sepatu safety, 30 unit topi rimba, serta 30 unit baju kaos lapangan yang akan langsung didistribusikan kepada para pejuang pemadam di lapangan.
Tidak hanya berfokus pada alat perlindungan fisik petugas, BPBD Tanjab Timur juga menerima bantuan 60 unit baliho sosialisasi yang diberikan lengkap beserta seluruh akomodasi biaya pemasangannya. Dukungan pembiayaan pemasangan media edukasi ini dinilai sangat membantu instansi dalam memasifkan pesan peringatan dini hingga ke tingkat desa dan pelosok wilayah yang rawan terjadi pembersihan lahan secara ilegal.
Melalui tambahan perlengkapan siap pakai dan fasilitas edukasi hulu ini, BPBD Tanjab Timur optimistis tingkat kesiapsiagaan personel dalam memantau serta menjinakkan titik panas (hotspot) akan berjalan jauh lebih optimal. Sinergi solid bersama pelaku industri hulu migas ini diharapkan mampu menekan dampak buruk karhutla demi menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan daerah.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.