pickleballvnz.com

Akses Isi Daya Kendaraan Listrik di Padang Bersiap Diperluas

Kemudahan mengisi daya menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari. Menjawab kebutuhan tersebut, PLN Unit ANTARA News sumbar 21 ...

Padang (ANTARA) - Kemudahan mengisi daya menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari. Menjawab kebutuhan tersebut, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang menjajaki pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) baru di Kota Padang.

Penjajakan tersebut dilakukan melalui audiensi PLN UP3 Padang di Kantor DPMPTSP Kota Padang pada Kamis (20/8/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan infrastruktur pendukung Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), sekaligus memperluas kemudahan masyarakat dalam memperoleh akses pengisian daya kendaraan listrik.

Rombongan PLN UP3 Padang dipimpin Manager PLN UP3 Padang Rudi Hamiri bersama Asisten Manager Niaga dan Pemasaran Doni Eka Putra. Rombongan diterima langsung oleh Kepala DPMPTSP Kota Padang Fauzan Ibnovi, ST., M.Si., bersama jajaran. Sebanyak lima orang perwakilan dari kedua pihak hadir dalam pertemuan tersebut.

Manager PLN UP3 Padang, Rudi Hamiri, mengatakan penjajakan tersebut dilakukan untuk melihat peluang pengembangan infrastruktur kendaraan listrik yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperoleh akses pengisian daya yang semakin mudah.

“Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi dalam pengembangan infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Kota Padang. Kami bersama pemerintah daerah melihat potensi aset dan lahan yang dapat dikembangkan sehingga nantinya dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik,” ujar Rudi.

Dalam pertemuan tersebut, PLN UP3 Padang dan DPMPTSP Kota Padang membahas penjajakan penyusunan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan infrastruktur pendukung KBLBB.

Salah satu fokus pembahasan adalah optimalisasi serta pemanfaatan aset atau lahan milik Pemerintah Kota Padang. Lahan eks SPBU di Jalan Jaksa Agung, kawasan Taman Rimbo Kaluang, menjadi salah satu titik potensial yang dijajaki untuk direncanakan sebagai lokasi pembangunan SPKLU baru.

Penjajakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses fasilitas pengisian daya bagi masyarakat. Dengan bertambahnya titik potensial SPKLU, pengguna kendaraan listrik diharapkan memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan pengisian daya saat menjalankan aktivitas dan perjalanan di Kota Padang.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, mengatakan pengembangan ekosistem kendaraan listrik perlu dibangun dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, termasuk ketersediaan infrastruktur pengisian daya.

“Pengembangan kendaraan listrik tidak hanya berbicara mengenai kendaraan dan sumber energinya, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki akses pengisian daya yang mudah. Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi penting untuk bersama-sama menyiapkan infrastruktur yang mendukung kebutuhan masyarakat,” kata Ririn.

Menurut Ririn, koordinasi sejak tahap awal diperlukan agar setiap potensi pengembangan infrastruktur dapat dibahas secara bersama, termasuk dalam melihat pemanfaatan aset atau lahan yang tersedia.

Dalam penjajakan tersebut, PLN dan DPMPTSP Kota Padang membahas peluang pemanfaatan aset atau lahan milik Pemerintah Kota Padang sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur KBLBB. Pembahasan lahan eks SPBU di Jalan Jaksa Agung menjadi salah satu langkah konkret untuk melihat potensi lokasi SPKLU baru.

PLN UP3 Padang selanjutnya akan terus berkoordinasi dengan DPMPTSP Kota Padang untuk menindaklanjuti hasil pembahasan dan penjajakan kerja sama tersebut. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pengembangan infrastruktur kendaraan listrik yang dapat memperluas akses pengisian daya bagi masyarakat di Kota Padang.

Ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang semakin mudah dijangkau akan memberi masyarakat lebih banyak pilihan untuk menggunakan kendaraan listrik dalam berbagai kebutuhan mobilitas sehari-hari. Akses yang lebih luas juga dapat memberikan kenyamanan dalam merencanakan perjalanan sekaligus mendukung tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Kota Padang.

Pengembangan SPKLU tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi PLN dan Pemerintah Kota Padang diharapkan dapat membuka akses pengisian daya yang lebih mudah, mendukung mobilitas masyarakat, serta mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan di Kota Padang.