pickleballvnz.com

Ahli: Pucuk daun penentu utama kualitas teh

Spesialis teh Indonesia sekaligus Master Blender OZA Tea Oza Sudewo mengatakan bahwa kualitas teh utamanya ditentukan oleh pucuk daun, bagian yang memiliki kandungan senyawa ANTARA News sumsel 27 ...

Ahli: Pucuk daun penentu utama kualitas teh

Jumat, 24 Juli 2026 21:55 WIB

Image Print

Spesialis teh Indonesia sekaligus Master Blender OZA Tea Oza Sudewo dalam acara Tea Master Cup Indonesia 2026 dalam ajang Food & Hospitality Indonesia 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (ANTARA/Farika Nur Khotimah)

Jakarta (ANTARA) - Spesialis teh Indonesia sekaligus Master Blender OZA Tea Oza Sudewo mengatakan bahwa kualitas teh utamanya ditentukan oleh pucuk daun, bagian yang memiliki kandungan senyawa pemberi rasa dan aroma paling tinggi.

Di sela Tea Master Cup Indonesia 2026 dalam ajang "Food & Hospitality Indonesia 2026" di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat, ia menyampaikan bahwa specialty tea dibuat dari pucuk daun serta daun muda pertama dan kedua di bawahnya, yang dapat menghasilkan cita rasa teh terbaik.

"Dalam istilah perkebunan, bagian pucuk disebut P. Teh specialty hanya dipetik bagian pucuknya saja, atau P+1, yaitu pucuk dan satu daun di bawahnya, serta P+2," kata Oza.

Ia mengatakan bahwa daun teh muda memiliki kandungan minyak esensial paling tinggi.

"Kandungan essential oils yang memberikan rasa pada teh paling banyak terdapat pada daun yang muda. Semakin muda daunnya, rasanya semakin enak," ujarnya.

Menurut dia, specialty tea memiliki spektrum rasa yang lebih beragam, termasuk rasa dedaunan, bunga, dan buah-buahan. Selain itu, sisa rasa dan aroma teh spesial masih dapat dirasakan beberapa saat setelah diminum.

Oza menyampaikan bahwa produk teh reguler umumnya dibuat dari daun ketujuh atau kedelapan, sehingga karakter rasanya tidak sebaik specialty tea.

"Semakin tua daunnya, teksturnya semakin keras dan sudah tidak memiliki rasa. Jadi, kunci konsentrasi rasa teh itu semuanya ada di bagian pucuk," katanya.

"Kalau teh reguler yang kita minum sehari-hari itu ibarat daging kornet, sedangkan specialty tea itu ibarat daging wagyu. Perbedaannya sejauh itu," katanya, menggambarkan perbedaan kualitas kedua jenis teh.

Pewarta: Farika Nur Khotimah
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026