pickleballvnz.com

Agrinas Palma siapkan beasiswa bagi 25 pemuda OAP Boven Digoel

Jayapura (ANTARA) - PT Agrinas Palma Nusantara menyiapkan program beasiswa pendidikan perkebunan bagi 25 pemuda Orang Asli Papua (OAP) asal Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, sebagai upaya meningkatkan kual...

Jayapura (ANTARA) - PT Agrinas Palma Nusantara menyiapkan program beasiswa pendidikan perkebunan bagi 25 pemuda Orang Asli Papua (OAP) asal Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang karir.

Kepala Divisi Operasional SDM PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Ardiansyah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jayapura, Minggu, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Papua.

Baca juga: Dinkes: 89 calon dokter OAP daftar beasiswa Papua Tengah

“Bagi kami, pendidikan bukan hanya tentang memperoleh ijazah, tetapi juga tentang membuka kesempatan dan mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi untuk membangun masa depannya,” katanya.

Menurut Ardiansyah, perusahaan melakukan penjangkauan langsung selama tujuh hari ke berbagai distrik di Kabupaten Boven Digoel untuk mencari lulusan SMA atau sederajat yang belum berkesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Dari proses tersebut, sebanyak 25 kandidat terpilih untuk mengikuti program beasiswa yang dirancang menghubungkan pendidikan dengan pengalaman kerja di sektor perkebunan," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya berharap program tersebut dapat membantu peserta meningkatkan kompetensi, memperoleh keterampilan yang relevan, serta berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah asal mereka.

Baca juga: Pemkab Biak salurkan bantuan beasiswa pendidikan siswa OAP

Baca juga: 1.399 pelajar OAP lolos administrasi beasiswa Otsus

"Program beasiswa angkatan pertama bagi OAP itu dijadwalkan dimulai pada 26 Oktober 2026 di Yogyakarta. Dalam skema program tersebut, peserta akan menjalani pendidikan bidang perkebunan selama dua tahun, kemudian mengikuti praktik kerja lapangan atau on-the-job training selama satu tahun untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja," katanya.

Dia menambahkan setelah menyelesaikan tahapan pendidikan dan praktik kerja sesuai ketentuan program, peserta akan diangkat menjadi karyawan.

"Melalui program TJSL ini, Agrinas Palma Nusantara terus berupaya menjadikan pendidikan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kapasitas generasi muda sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan," ujarnya.

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.