Aceh Barat perkuat layanan bus gratis untuk pelajar dan warga
Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat, Provinsi Aceh, mengoptimalkan layanan bus gratis bagi pelajar dan masyarakat dengan memperkuat sosialisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta m...
Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat, Provinsi Aceh, mengoptimalkan layanan bus gratis bagi pelajar dan masyarakat dengan memperkuat sosialisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mengampanyekan penggunaan transportasi umum demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat Erdian Mourny di Aceh Barat, Minggu, mengatakan penyediaan bus sekolah gratis merupakan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi pelajar maupun masyarakat umum.
"Penyediaan layanan bus sekolah gratis ini sebagai komitmen pemerintah daerah, untuk menyediakan moda transportasi umum yang aman, nyaman, dan murah bagi pelajar maupun masyarakat umum," kata Erdian.
Saat ini, armada bus sekolah gratis telah beroperasi melayani sejumlah rute di wilayah Aceh Barat. Operasional layanan tersebut sebenarnya telah dimulai sejak Juli 2026, tetapi pada awal pelaksanaannya sempat terjadi kesalahpahaman informasi karena bertepatan dengan masa libur sekolah.
"Pada bulan Juli lalu anak-anak sekolah sedang libur, sehingga relatif belum ada penumpang. Tetapi memasuki bulan Agustus hingga saat ini, sambutan masyarakat sudah mulai muncul. Bahkan sudah ada pelanggan tetap berkisar antara 5 hingga 10 orang setiap harinya," ujarnya.
Erdian menjelaskan, salah satu rute yang dilayani bus sekolah gratis tersebut menghubungkan kawasan kilometer 16 dengan Meulaboh. Pelajar yang tinggal di Kuta Tanjong dan Suak Timah telah memanfaatkan layanan itu untuk menuju sekolah di Meulaboh.
Untuk mendukung operasional transportasi publik tersebut, Pemkab Aceh Barat mengerahkan dua unit bus milik pemerintah daerah. Selain itu, dua unit bus perintis disediakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).
Erdian menegaskan, armada bus disiagakan setiap hari untuk memastikan layanan tetap tersedia bagi masyarakat. Satu unit bus ditempatkan di terminal, sedangkan unit lainnya beroperasi melayani rute dari kawasan Lapang hingga kilometer 16.
"Jika ada yang mengira bus tidak nampak, kami tegaskan setiap hari armada kita siap (ready). Saat ini tarifnya juga gratis, sesuai dengan komitmen dan program Pemkab Aceh Barat untuk menyediakan layanan transportasi bagi pelajar dan masyarakat," tegasnya.
Menurut Erdian, minat masyarakat menggunakan transportasi umum masih relatif rendah karena sebagian besar terbiasa menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.
Untuk meningkatkan penggunaan layanan tersebut, Pemkab Aceh Barat secara bertahap akan membenahi kualitas pelayanan bus agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan Aceh Barat juga merencanakan kampanye penggunaan bus sekolah dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, jajaran Dinas Pendidikan, perwakilan sekolah, dan insan pers.
Kegiatan itu tidak hanya bertujuan mendorong pelajar dan masyarakat menggunakan transportasi umum, tetapi juga mengaktifkan kembali program Zona Selamat Sekolah (ZoSS) yang sudah lama tidak tersentuh.
"Kami berharap masyarakat dan adik-adik pelajar mulai beralih dari kendaraan pribadi roda dua ke bus umum demi keselamatan dan kenyamanan bersama," kata Erdian.
Baca juga: Pemkab Aceh Barat latih 61 putera-puteri daerah belajar bahasa Jepang
Baca juga: Mahasiswi Aceh Barat raih medali di Singapura, olah sampah jadi sabun
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.