pickleballvnz.com

6 Kebiasaan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi yang Membuat Mereka Dihormati dan Dikagumi

 Lifestyle Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:45 WIB Jakarta, VIVA – Dihormati da...

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Jakarta, VIVA – Dihormati dan dikagumi orang lain merupakan bentuk penghargaan yang menyenangkan. Namun, kepercayaan tersebut juga membawa tanggung jawab, terutama dalam memperlakukan orang lain secara adil dan penuh rasa hormat.

Baca Juga

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi umumnya mampu memahami perasaan diri sendiri maupun orang lain. Mereka tidak hanya pandai mengendalikan emosi, tetapi juga berusaha menjaga sikap, bertanggung jawab atas keputusan, serta membangun hubungan yang sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sosial, kemampuan tersebut dapat membantu seseorang menjadi pribadi yang dipercaya. Sejumlah pakar kepemimpinan dan hubungan interpersonal menyoroti beberapa kebiasaan yang membuat seseorang lebih dihormati dan dikagumi. Melansird dari YourTango, berikut enam kebiasaan yang bisa dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga

1. Memiliki batasan yang jelas dan sehat

Menetapkan batasan dalam hubungan memang terdengar sederhana, tetapi penerapannya tidak selalu mudah. Seseorang terkadang merasa tidak enak menolak permintaan, menyampaikan ketidaknyamanan, atau membela kebutuhan dirinya sendiri karena takut mengecewakan orang lain.

Baca Juga

Padahal, batasan yang sehat membantu seseorang menjaga keseimbangan antara menghargai orang lain dan menghormati diri sendiri. Orang yang dikagumi biasanya mampu menyampaikan batasan secara tegas tanpa harus bersikap kasar.

Pelatih dan mentor profesional Loulou Palmer menyarankan pentingnya membangun batasan yang jelas dalam hubungan interpersonal. Batasan yang sehat dapat menjadi langkah penting untuk memperoleh rasa hormat sekaligus membangun hubungan yang lebih baik. Komunikasi terbuka juga membantu setiap pihak memahami kebutuhan dan perasaan satu sama lain.

2. Berusaha menciptakan situasi yang menguntungkan semua pihak

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi tidak selalu memandang hubungan sebagai persaingan yang mengharuskan satu pihak menang dan pihak lain kalah. Sebaliknya, mereka berusaha menemukan solusi yang dapat diterima bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Izzy Casey menjelaskan bahwa orang yang bersikap agresif dan mudah menyimpan dendam cenderung merasa puas ketika melihat orang lain gagal. Sebaliknya, pribadi yang tegas tidak menjadikan penderitaan orang lain sebagai sumber kepuasan.

Sikap ini penting ketika menghadapi perbedaan pendapat, baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan pribadi. Alih-alih memaksakan kehendak, seseorang dapat mendengarkan sudut pandang pihak lain, mempertimbangkan berbagai pilihan, lalu mencari jalan keluar yang adil.

Halaman Selanjutnya

Kemampuan mengambil keputusan dengan percaya diri tanpa merendahkan orang lain dapat membantu membangun kepercayaan. Dengan demikian, hubungan tidak hanya bertahan karena kepentingan, tetapi juga karena adanya rasa saling menghargai.