463 Dapur MBG Kena Suspend, Bos BGN Beberkan Penyebabnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan pihaknya tengah melakukan penataan dan verifikasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pelaksana Pr...
Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan pihaknya tengah melakukan penataan dan verifikasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Dalam proses penyisiran data, BGN telah menetapkan sebanyak 27.022 SPPG dari total 27.485 unit yang terdaftar. Sementara itu, 463 SPPG lainnya untuk sementara disuspensi karena ditemukan sejumlah persoalan administratif maupun kelengkapan data.
"Hari ini kami laporkan bahwa kami sedang bereskan semua dari 27.485, kemudian kami sisir, sudah kami buat surat penetapan SPPG. Jadi SPPG itu melayani di mana, melayani sekolah di mana saja itu sudah kami tetapkan 27.022. Sisanya ada 463 yang kami suspend dikarenakan profilnya tidak lengkap dan lain-lain," kata Dadan usai bertemu Menteri Keuangan, Jumat (28/8/2026).
Dadan menjelaskan, dari hasil verifikasi lebih lanjut terhadap 463 SPPG yang disuspensi tersebut, ditemukan sejumlah unit yang tidak layak untuk melanjutkan operasional program.
Sebanyak tujuh SPPG diketahui bermasalah, mulai dari dapur yang sudah lama tidak beroperasi hingga lokasi dapur yang tidak ditemukan keberadaannya.
"Kemudian kami temukan dari 463 yang kami suspend tadi, ada tujuh, ternyata dapurnya itu dapur yang sudah lama tidak beroperasi. Ada juga dapurnya tidak ada, jadi ini kami exclude, kami bersihkan, kami suspend secara permanen," ujarnya.
BGN pun memutuskan untuk mencoret ketujuh SPPG tersebut dari daftar pelaksana MBG dan memberlakukan suspensi permanen. Sementara itu, status ratusan SPPG lainnya yang masih disuspensi akan ditentukan setelah proses verifikasi dan perbaikan data selesai dilakukan.
Langkah penataan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai sasaran dan didukung oleh dapur yang benar-benar siap beroperasi melayani penerima manfaat di sekolah-sekolah yang telah ditetapkan.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]