pickleballvnz.com

27.311 wisatawan kunjungi Lembata pada semester I 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata, Nusa Tenggara Timur, mencatat 27.311 kunjungan wisatawan pada semester I (Januari-Juni) 2026, dan terjadi lonjakan wisatawan mancanegara dan ANTARA News ntt 2 ...

27.311 wisatawan kunjungi Lembata pada semester I 2026

Senin, 27 Juli 2026 19:15 WIB

Image Print

Wisatawan mancanegara dan peserta Festival Lamaholot 2026 melakukan penanaman mangrove di Desa Kolontobo, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari rangkaian Festival Lamaholot yang digelar pada 1-4 Juli 2026. (ANTARA/HO-ASITA NTT)

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata, Nusa Tenggara Timur, mencatat 27.311 kunjungan wisatawan pada semester I (Januari-Juni) 2026, dan terjadi lonjakan wisatawan mancanegara dan peningkatan kunjungan lokal.

“Dari jumlah tersebut, wisatawan mancanegara sebanyak 193 orang, wisatawan domestik 1.998 orang, dan kunjungan lokal 25.120 orang, sehingga totalnya 27.311 kunjungan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata Yakobus Andreas Wuwur ketika dihubungi dari Kupang, Senin.

Ia mengatakan jumlah wisatawan mancanegara pada semester I 2026 meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni dari 44 orang menjadi 193 orang.

Sementara itu, jumlah wisatawan domestik menurun dari 2.549 orang pada semester I 2025 menjadi 1.998 orang pada semester I 2026.

Adapun kunjungan lokal meningkat dari 20.257 orang menjadi 25.120 orang pada periode yang sama.

Ia menyebutkan terdapat tiga destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi selama semester I 2026, yakni Bukit Cinta Lembata di Desa Bour, Pantai Lewolein di Desa Dikesare, dan Pantai Woi Pedan di Desa Riangbao.

Yakobus mengatakan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan pada semester II 2026 meski di tengah keterbatasan anggaran.

Menurut dia, strategi yang dilakukan antara lain mendorong penyelenggaraan berbagai kegiatan atau event melalui kolaborasi dengan perangkat daerah, pemerintah provinsi, kementerian, BUMD, serta berbagai mitra pariwisata agar mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan.

Selain itu, promosi pariwisata akan terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak dengan memanfaatkan teknologi digital sehingga institusi maupun masyarakat dapat turut mempromosikan destinasi wisata Lembata.

Dia juga mengatakan pemerintah daerah terus mendorong kerja sama dengan mitra pariwisata dalam memasarkan paket wisata Lembata dan sekitarnya.

“Peningkatan wisatawan mancanegara pada semester pertama merupakan hasil kerja kolaboratif bersama ASITA dan HPI yang terus memasarkan paket wisata Lembata,” katanya.

Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Lembata pada semester I 2026.

Sebelumnya, pada 1-4 Juli 2026, Pemkab Lembata menggelar Festival Lamaholot yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 sebagai upaya mempromosikan budaya, destinasi unggulan, dan memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.